Jumat, 25 Mei 2012

PRIBAHASA JAWA TERKAIT KETUHANAN DAN ETIKA

A. Ajaran yang berhubungan dengan Ketuhanan Yang Maha Esa  1.Pangeran iku siji lan nyawiji, ana ing endi-endi papan, langgeng, sing nganakake jagad sak isine, dadi sesembahan ing sadengah makluk, nganggo carane dhewe-dhewe.   Tuhan itu satu dan menyatu, ada dimana-mana, abadi, yang menciptakan dunia dan seisinya, jadi sembahan segala makhluk, dengan caranya masing-masing. Ajaran ini mengajarkan tentang kerukunan hidup beragama. Bahwa setiap agama meyakini adanya Tuhan. Dialah yang menciptakan dunia dan seisinya, menjadi sesembahan setiap makhluk-Nya. Nmun, tiap-tiap orang, tiap agama memiliki cara yang berbeda dalam menyembah Tuhan. Mereka berdoa, menyembah sesuai dengan kepercayaan yang diyakininya. Dengan menghayati ajaran...

Minggu, 06 Mei 2012

ASTHA BRATA : DELAPAN KONSEP KEPEMIMPINAN HINDU

Berasal dari kata Asto atau Hasto yang artinya delapan, kemudian Baroto yang artinya laku atau perbuatan. Jadi ASTHA BRATA atau Hasto Broto berati delapan laku atau delapan perbuatan. ASTHA BRATA terdapat dalam Sarga XXIV dari wejangan Ramayana kepada Gunawan Wibisono, juga Sri Kresna kepada Arjuna. Diterangkan bahwa seseorang yang ditakdirkan untuk menjadi pemimpin atau raja adalah dalam jiwanya terdapat delapan macam sifat kedewasaan atau delapan macam watak-watak delapan dewa. Kewajiban seorang pemimpin harus selalu mencerminkan sifat dan sikap:  1. Dewa Surya atau Watak Matahari Menghisap air dengan sifat panas secara perlahan serta memberi sarana hidup. Pemimpin harus selalu mencerminkan sifat dan sikap semangat kehidupan...

Page 1 of 1512345Next
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons