Dalam pergaulan dengan orang lain, seseorang akan hati-hati sebab orang jawa selalu berpedoman pada ajaran” ajining diri seka kedaling lathi lan budi. Artinya harga diri sesorang akan ditentukan oleh baik buruknya dalam mengeluarkan kata-kata serta cara berpikir seseorang. Pengucapan kata-kata yang tidak dikontrol misalnya sampai mengeluarkan kata tidak senonoh, kasar, atau melukai hati orang lain niscaya akan berakibat pada timbulnya perselisihan.
Itulah sebabnya dalam tutur kata harus senantiasa diatur, dipikirkan dan atau omong sing maton, aja mung waton omong. Berkatalah yang dilandasi pikiran, jangan asal bicara. Dia harus dapat memperhatikan tentang apa yang dia bicarakan, dalam forum apa dia berbicara, dalam suasana bagaimana dan dihadapan siapa dia berbicara. Segala gerak dan tindakan...