Selasa, 25 Mei 2010

Inginkah Hidup lebih Baik?

Om Swastyastu,Pada kesempatan ini saya akan membawakan sebuah judul” Inginkah Hidup lebih Baik?”. Saudara ...kalau kita mau mencoba merenungkan lebih dalam, sesungguhnya semua manusia mempunyai persoalan kehidupan yang sama. Persoalan ketidakpuasan, kegagalan, kesedihan, putus asa, kemarahan dan sebagainya bukan hanya dialami oleh satu orang saja. Persoalan ini adalah persoalan setiap orang, setiap manusia. Demikian juga keberhasilan , kebahagiaan, kerukunan adalah harapan setiap orang. Karena itu sangat dibenarkan bahwa : kehidupan ini adalah dukkha. Kehidupan kita sekarang ini adalah kehidupan dimana kita harus berjuang dan berjuang untuk mencapai keadaan yang lebih baik lagi. Setiap umat Hindu meskipun secara tidak terus terang mengakui bahwa kehidupan ini bukanlah kenikmatan yang tertinggi....

Jumat, 21 Mei 2010

PENTINGNYA MENGHATURKAN SESAJI

“Om Swastyastu, Dewasa ini perkembangan ilmu pengetahuan dan tenologi mepengaruhi perkembangan cara pandang sesorang terhadap tata cara pemujaan kepada Tuhan dalam hal ini adalah perubahan cara menghaturkan sesaji. Banyak kalangan yang setuju banten dihapuskan, ada pula yang setuju banten tetap dilestarikan, namun ada pula yang berpendapat bahwa tidak perlu dihapus tetapi hanya perlu disederhanakan sesuai kebutuhan saja. Terlepas dari perbedaan pendapat di atas sebenarnya perubahan dari generasi ke generasi akan terjadi dengan sendirinya. Jadi perubahan itu tidak perlu dipaksakan, generasi penerus dan zamanlah yang akan merubahnya. Jika dipaksakan ini hanya akan mengganggu kenyamanan beribadah seseorang. Sebagian besar masyarakat masih enjoy dengan jalan yang mereka tempuh. Bukankah kita sepakat...

Rabu, 19 Mei 2010

Nama-nama Krishna di dalam Bhagavad Gita

Suatu ketika Shri Krishna mengetuk pintu rumah Shrimati Maharani dan percakapan terjadi percakapan berikut: Radharani: Siapakah itu? Krishna: Aku adalah Hari. Kata Hari di (dalam) Bahasa Sansekerta berarti seekor singa,kemudian dia menjawab: Radharani: Tidak ada mangsa di sini, jadi kenapa kamu datang kesini? Krishna: Aku adalah Madhava apakah kamu kenal aku? Kata itu Madhava, selain menjadi nama Krishna juga berarti musim semi, Kembali dia menjawab: Radharani: Sekarang bukan waktu musim semi mengapa kamu datang. Krishna: Aku adalah Janardana, pasti kamu mengenaliku aku? Kata Janardana mengandung banyak arti, dua hal yang bertentangan dengan yang lain. Arti kedua - orang yang menyebabkan kesusahan ke masyarakat dan juga orang yang menghancurkan yang jahat. Shrimati Radha memilih arti yang...

Selasa, 18 Mei 2010

Pura se-Jabodetabek

Jakarta Pusat 1. Pura Agung Wira Satya Buana Jl. Kesehatan, Komplek Paspampres, Tanah Abang, Jakarta Pusat Piodalan : Purnama Sasih Kesanga Pemangku Gede : I Gusti Ketut Rai (Telp. 5455195) Jakarta Timur 1. Pura Adhitya Jaya Click to EnlargeJl. Daksinapati Raya No. 10, Rawamanun, Jakarta Timur Telp. 4705758, 4752750 Email : hindu@idola.net.id Piodalan : Sabtu Umanis Watugunung (Saraswati) Pemangku Gede : AA. Ngurah Nugraha (Telp. 8605883) 2. Pura Penataran Agung Kerta Bumi Taman Mini Indonesia Indah, Kelurahan Pasar Rebo, Kramat Jati, Jakarta Timur Telp. 8409337 Piodalan : Purnama Sasih Kapat Pemangku Gede : Pande Nyoman Sudiarsa 3. Pura Mustika Dharma Komplek Kopassus Cijantung, Jakarta Timur Piodalan : Hari Galungan Pemangku Gede : Made Putra Yadnya 4. Pura Prajapati Purna Pralina Alamat...

RITUAL RUWATAN

Dalam masyarakat Jawa, ritual ruwat dibedakan dalam tiga golongan besar yaitu : 1. Ritual ruwat untuk diri sendiri. 2. Ritual ruwat untuk lingkungan. 2. Ritual ruwat untuk wilayah. Dalam masyarakat Jawa, ruwatan memiliki ketergantungan pada siapa yang akan melaksanakan. Jika ruwatan dilakukan oleh orang yang memang memiliki kemampuan ekonomi yang memadai, maka biasanya dilakukan secara besar-besaran yaitu dengan mengadakan pagelaran pewayangan. Pagelaran pewayangan ini berbeda dengan pagelaran yang pada umumnya dilakukan. Pagelaran pewayangan dilakukan pada siang hari dan khusus dilakukan oleh dalang ruwat. 1. Ruwatan Diri Sendiri Ruwatan diri sendiri dilakukan dengan cara-cara tertentu seperti melakukan puasa (ajaran sinkretisme), melakukan...

Senin, 17 Mei 2010

ETOS KERJA

ETOS KERJAOleh: anggota Paguyuban Majapahid“Om Swastyastu, Om Anubadrah Kratawo yantu wiswatah.”“Om Swastyastu”Semoga semua pikiran yang baik datang dari segala penjuru dan kita semua selalu dalam keadaan selamat atas kerta wara nugraha Hyang Widhi.Kita mungkin sering merasa capek dan lelah ketika melakukan tugas, hanya karena kurang bisa menikmati keasyikan melakukan suatu pekerjaan. Kita sering merasa melakukan sebuah pekerjaan hanya untuk menghasilkan uang demi memenuhi kebutuhan hidup atau bahkan kebutuhan keluarga. Kita tidak pernah menyadari bahwa tidak seorang manusiapun dapat membebaskan dirinya dari ikatan kerja atau karma seperti yang dijelaskan dalam Bhagawadgita:Na hi kascit ksanam apijatu tisthaty akarma-krtKaryate hy awasah karmasarwah prakrti-jair gunahTerjemahannya:Tak seorangpun...

Ketua Baru Telah Terpilih!

Pada tanggal 28 Maret 2010 yang lalu, Paguyuban Majapahid Jakarta telah melaksanakan Mahasaba ke-V guna memilih Ketua Paguyuban yang baru, menggantikan Ketua lama periode 2007-2010. Pelaksanaan Mahasabha tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Dharma Santhi Nyepi 1932 Caka. Adapun Ketua dan Pengurus Paguyuban Majapahid periode 2010 –2013 adalah: KETUA : Eko Priyanto WAKIL KETUA I : Pardiyo Anggota 1. Eko Prasetyo 2. Nanang Suhadi WAKIL KETUA II : Thukul Anggota 1. Mulyadi 2. Yektiman 3. Daryono 4. Kadi Suwarno WAKIL KETUA III : Mujiyanto Anggota 1. Sumadi 2. Surono WAKIL KETUA IV : Agus Parmanta Anggota 1. Triyana SEKRETARIS : Paryono 1. Wk. Sek I : Lesmi 2. Wk. Sek II : Deni BENDAHARA : Supartini 1. Wk. Bendahara...

Minggu, 16 Mei 2010

Menelusuri perjalanan panjang nabi Isa

Veda berarti pengetahuan. Ia adalah pengetahuan lengkap dan sempurna tentang jagat-raya dan segala makhluk penghuninya. Ia juga mencakup pengetahuan tentang masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Karena itu, kemunculan para nabi dan rasul dimasa lalu dalam masa Kali-Yuga yang kini sedang berlangsung, telah disebutkan dalam Veda. Mengenai kemunculan Nabi Isa atau Jesus yang juga dipanggil Isa Al Masih, Veda menyatakan sbb. “Kemudian di masyarakat kaum mleccha muncul Isa putra Kumari dan mengajarkan pengetahuan rohani kepada orang-orang Amalika. Dikatakan lebih lanjut, Pada usia 13 th. Isa pergi ke India dan kemudian ke Himalaya. Disana ia melaksanakan pertapaan dibawah bimbingan para rishi dan siddha-yogi sehingga ia secara rohani menjadi matang. Setelah itu ia kembali ke Palestina untuk...

PERTAPA MUDA DAN KEPITING

Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, tampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai. Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian pertapa itu terpecah kala mendengarkan gemericik air yang terdengar tidak beraturan. Perlahan-lahan, ia kemudian membuka matanya. Pertapa itu segera melihat ke arah tepi sungai di mana sumber suara tadi berasal. Ternyata, di sana tampak seekor kepiting yang sedang berusaha keras mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih tepian sungai sehingga tidak hanyut oleh arus sungai yang deras. Melihat hal itu, sang pertapa merasa kasihan. Karena itu, ia segera mengulurkan tangannya ke arah kepiting untuk membantunya. Melihat tangan terjulur, dengan sigap kepiting menjepit jari si pertapa muda....

Page 1 of 1512345Next
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons